Apa Keuntungan dan Kerugian Merayakan Tahun Baru ?

Info artikel tentang tentang Apa Keuntungan dan Kerugian Merayakan Tahun Baru ? agar kita paham Apa Keuntungan dan Kerugian Merayakan Tahun Baru ? ini, semoga juga dapat berguna bagi Anda, dan menambah wawasan bagi Anda, semoga bermanfaat. Jangan lupa like dan share nya ya! Selamat Membaca!

Bentar Lagi Tahun Baru , Para Pembisnis mulai bermunculan.Mereka ikut ambil Bagian Pada Perayaan Tahun Baru ini ,Pembisnis seperti apakah Mereka ? Iya benar ,Pembisnis Terompet,Kembang api,Topi Tahun Baru dll sudah mulai Bermunculan.Bagi Mereka Tahun Baru adalah Berkah ,Tapi sebagian klo ditanya soal asal muasal Tahun baru 90% dari mereka tidak mengetahuinya,Mengapa ya begitu ? Biasalah manusia sukanya yang simple ,gak suka cari tahu dulu maunya yang Instan aja,yang penting Menguntungkan.Itu sama aja dengan Menjual Makanan Ringan,tapi gak tau apakah itu Halal apa gak yang penting Menguntungkan !



Sejarah Tahun Baru.

Banyak Argumentasi soal Muasal Tahun Baru ,karena saya gak hidup pada masa Lampau jadi saya cuma angguk manyun aja klo seseorang bilang bahwa tahun baru itu muncul karna ini itu.Berita tahun baru diawali dari calendar Romawi kuno menggunakan tanggal 1 Maret sebagai hari Tahun Baru. Belakangan, orang Romawi Kuno menggunakan tanggal 1 Januari sebagai awal tahun yang baru. Calendar yang hingga kini digunakan itu menggunakan 1 Januari kembali sebagai hari Tahun Baru.
Kebanyakan orang memperingati tahun baru pada tanggal yang ditentukan oleh agama mereka. Tahun baru umat Yahudi, Rosh Hashanah, dirayakan pada bulan September atau awal Oktober. Umat Hindu merayakannya pada tanggal-tanggal tertentu.Dan Kalo Agama Saya memperingati Tahun Baru pada Tanggal 1 Muharam.

Info yang berhasil saya ambil dari Muslim Menjawab Mengatakan :
Bulan Januari (bulannya Janus) juga ditetapkan setelah Desember dikarenakan Desember adalah pusat Winter Soltice, yaitu hari-hari dimana kaum pagan penyembah Matahari merayakan ritual mereka saat musim dingin. Pertengahan Winter Soltice jatuh pada tanggal 25 Desember, dan inilah salah satu dari sekian banyak pengaruh Pagan pada budaya kristen selain penggunaan lambang Salib Tanggal 1 Januari sendiri adalah seminggu setelah pertengahan Winter Soltice, yang juga termasuk dalam bagian ritual dan perayaan Winter Soltice dalam Paganisme.

Di bulan Januari, dimulailah kebiasaan orang-orang Romawi yang mempersembahkan hadiah kepada kaisar, hingga akhirnya kaisar mewajibkan hadiah-hadiah seperti itu. Para pendeta Keltik memberikan potongan dahan "mistletoe" (tumbuhan parasit yang ada di hari Natal) yang dianggap suci, kepada umat mereka.

Pada tahun 457 Masehi gereja Kristen melarang kebiasaan ini, bersama kebiasaan tahun baru lain yang dianggapnya merupakan kebiasaan kafir .

Bagaimana Sikap Kita sebagai Muslim Menghadapi Kebiasan Orang yang dianggap Gereja Kristen ini sebagai Kebiasan Kafir ?

Jawabannya Tergantung Pada Kita ,Bukan Pada apa yang saya Katakan atau Oranglain Katakan.

Rasulullah Pernah Bersabda "Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka�.

Ciri-Ciri Orang yang ikut Merayakan Tahun Baru adalah :
  • Sudah Siap 2 hari sebelumnya buat Beli Kembang Api
  • Ngajak-ngajakin Orang Buat kompoi.
  • Rela Nyetel Alarm buat terbangun sebelum Jam 12 Pada Malam Tahun Baru.
  • Sms kesemua Teman dengan Mengucapkan "Selamat tahun Baru".
Saya Gak munafik ya ,Karna saya pun pernah melakukan sebagian dari yang diatas tsb kecuali Untuk yang membeli Kembang api ,karena Duit saya gak sebanyak yang kalian Kira.

Keuntungannya :

Saya gak dapat menyimpulkan keuntungannya merayakan hari tsb.Mungkin rame aj kali yah ,dapat duit juga nggak apalagi dapat Pahala.

Kerugiannya :

  • Duit habis karena bela-belain beli kembang api,Jika sedikit berpikir sih ,lebih baik disumbangkan aja keorang yang gak mampu atau mending mentraktir teman ,walau duit terkuras setidaknya teman pada makin sayang sama kita.Coba kalo kita beli kembang api terus menyalain pas tahun baru ,apakah semua orang yang melihat bakalan makin sayang sama yang belinya ?
  • Ngajaki-ngajakin Kompoi sih terlalu berlebihan bagi saya ,Kompoi yang saya maksud disini ialah trek-trekan dan juga keliling-keliling Kota.Ngapain coba begitu ,ngabisin duit aja,mending Nonton Tv atau Orkes aja biar lebih bisa terhibur.

Biasanya kalo malam Tahun Baru ,paling-paling saya pergi ketaman atau ngumpul dirumah teman sambil Masak-masakan ,setelah itu Pulang dan Tidur ,terbangun apa nggaknya pas jam 12 malam saya juga gak tau ,tapi biasanya terbangun sih karena begitu Ributnya suasana diLuar.

Ya kalo hidup udah diJaman begini ,mau gak mau ya Liat aja apa yang dilakukan oleh orang di Tahun Baru ,Bagi yang gak suka ya gak bisa melarang juga .
Budaya ini sudah mendarah Daging ,susah buat menghilangkan kebiasan ini.Tapi kita bisa merubah semua berawal dari Kita.

Maaf ya ,Saya gak munafik dan saya gak bermaksud untuk Menggurui Kalian Semua .Ini hanya Opini saya aja.Terlepas dari itu semua ,saya cuma bisa Menonton Tahun Baru tetapi Bukan untuk merayakannya.Sama Seperti saya menonton Topeng Monyet ,bukan berarti saya Ikut Jadi Monyetnya ,Ups salah maksudnya bukan berarti Saya membiarkan Monyetnya menyiksa majikannya terus (ets,kebalik ya?) ya entahlah itu yang Penting saya cuma mau bilang Tolong jaga dirimu baik-baik,Karena Kejahatan Bukan karena Niat dari pelakunya tapi karena ada kesempatan ,Waspadalah,Waspadalah !!!

Kelanjutannya silahkan baca >>Disini<< tapi buat 18+

Demikian artikel tentang Apa Keuntungan dan Kerugian Merayakan Tahun Baru ? yang dapat kami sampaikan semoga artikel atau info tentang Apa Keuntungan dan Kerugian Merayakan Tahun Baru ? ini, berkenan dan bermanfaat. Jangan lupa like dan share nya ya!